Tips Jitu Dalam Melayani Pelanggan dengan Baik

Tips Jitu Dalam Melayani Pelanggan dengan Baik Sebagai Entrepreneur Pemula

Melayani pelanggan, konsumen, atau pembeli dengan baik adalah suatu keharusan.

Sehingga nantinya pelanggan merasa puas dan menjadi pelanggan yang loyal untuk bisnis kamu.

Pelanggan yang puas dengan layanan kamu akan menjadi pemasaran kamu tanpa harus membayar sepeser pun.

Pelanggan ini secara sukarela memberi tahu hal terbaik tentang layanan dalam bisnis kamu.

Dan ketika pelanggan setia kamu memberi tahu teman-teman kamu tentang bisnis kamu,

dia akan lebih dipercaya oleh teman-temannya daripada oleh kamu atau tim pemasaran kamu.

Karena kekuatan kesaksian itu sangat kuat.

Oleh karena itu, melayani setiap pelanggan dengan baik adalah salah satu kunci keberhasilan untuk bisnis kamu.

Dan melayani pelanggan / konsumen dengan baik juga merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha.

Inilah Cara Sederhana untuk Melayani Pelanggan / Konsumen Dengan Baik

Tips Jitu Dalam Melayani Pelanggan dengan Baik
Gambar Ilustrasi

Jika saat ini kamu masih memiliki sikap jutek, judes atau tidak peduli dengan pelanggan, segera singkirkan sikap itu.

Karena bisa jadi, yang menghambat bisnis kamu bukanlah faktor eksternal seperti pesaing,

misalnya, tetapi faktor internal adalah diri kamu sendiri.

Ada beberapa tips yang bisa saya berikan kepada kamu sehingga kamu dianggap memiliki sikap yang baik oleh pelanggan kamu

Tips pertama: Murah Senyum

Bagi sebagian orang, tersenyum adalah hal yang mudah dilakukan.

Tetapi bagi orang lain, sulit untuk tersenyum jika benar-benar tidak ada yang dapat membuatnya tersenyum.

Bagi kamu yang kesulitan tersenyum cobalah untuk berlatih tersenyum di depan cermin.

Lihatlah senyum kamu sendiri, jika kamu merasa senyum kamu masih terlihat jelek dan tidak tulus,

terus tingkatkan sampai kamu merasa dapat melakukannya ketika bertemu dengan pelanggan kamu.

Meskipun ini terlihat konyol, berlatih tersenyum akan membantu kamu menjadi orang yang menyenangkan.

Jika kamu berjuang di bidang jual beli online, kamu bahkan lebih mudah melakukannya.

Cukup dalam setiap kata-kata kamu dengan senyuman atau senyuman emotikon,

sudah diilustrasikan bahwa kamu adalah penjual senyum kepada pelanggan.

Tips kedua adalah Bersahabat

Ketika kamu melihat seorang pelanggan yang datang segera datang dan sapa dia dengan salam dan senyum.

Baca Juga  Cara Menjadi Entrepreneur Pemula Mulai dari Nol Hingga Sukses

Dengan begitu, pelanggan kamu akan merasa diperlakukan dengan baik oleh kamu.

Tips ketiga yaitu: Jangan bicara tentang keburukan pelanggan lain di depan pelanggan kamu.

Terkadang pelanggan berbicara atau berbicara dengan kamu. Dalam berbicara dengan pelanggan kamu,

jangan biarkan kamu memberi tahu tentang kesalahan atau keburukan pelanggan lain.

Apapun alasannya. Simpanlah sebagai rahasia dan perusahaan kamu.

Karena jika pelanggan A, misalnya, mendengarkan kamu berbicara tentang kesalahan atau keburukan dari pelanggan B,

maka pelanggan A akan merasa tidak nyaman dengan kamu karena jika kamu membuat sedikit kesalahan kepada kamu,

ia akan memiliki nasib yang sama dengan pelanggan B bahwa kamu berbicara tentang kesalahan dan keburukan ke pelanggan lain.

Jadi intinya adalah untuk menjaga kata-kata kamu.

Tips keempat adalah: Tetap sabar dengan pelanggan yang cerewet atau bermasalah

Sifat pelanggan berbeda. Ada yang ramah, ada yang baik dan lainnya.

Jika kamu bertemu dengan pelanggan yang mengganggu kamu, tetap bersabar.

Misalkan kamu bertemu pelanggan yang menanyakan hal ini tentang

produk yang kamu layani dengan menjawab setiap pertanyaan yang diajukannya.

Meskipun jawaban untuk pertanyaan pelanggan sebenarnya ada di brosur atau pamflet tentang produk kamu.

Dan jangan marah jika pelanggan hanya bertanya dan tidak membeli produk kamu saat itu.

Jangan biarkan kamu mengatakan sesuatu seperti: “Jika kamu tidak ingin membeli, jangan terlalu banyak bertanya.”

Jika seperti itu, mereka tidak akan pernah datang lagi.

Biasanya calon konsumen itu cerewet jika dia sudah jatuh cinta dengan layanan kamu, dia akan setia / loyal kepada kamu.

Dan keuntungan lain dari pelanggan yang mengomel adalah bahwa ketika dia puas dengan layanan kamu,

dia akan berbicara dengan orang lain dan menceritakan pengalamannya dalam melakukan bisnis dengan kamu.

Tetapi sebaliknya, jika dia merasa sangat tidak puas diperlakukan oleh

kamu maka dia akan memberi tahu orang lain bahwa layanan kamu kepada konsumen sangat buruk.

Tips Kelima yaitu: Berkomunikasi dengan baik.

Komunikasi sangat penting apa pun status, posisi, atau profesi kamu.

Baca Juga  Ide Bisnis Online Dengan Modal Kecil Bagi Pemula

Berkomunikasi dengan baik dengan pelanggan kamu tentu akan membuat pelanggan merasa nyaman dengan kamu.

Berkomunikasi dengan baik tidak harus menggunakan bahasa formal atau bahasa stkamur.

Asalkan sesuai dengan tingkat usia sudah cukup.

Misalnya bahasa gaul atau bahasa saat ini yang dapat kamu gunakan saat berkomunikasi dengan pelanggan bahasa gaul yang juga muda.

Tetapi ketika pelanggan yang kamu temui adalah mereka yang lebih tua dari kamu,

gunakan bahasa sopan. Juga gunakan bahasa yang mudah dipahami pelanggan.

Jangan menggunakan singkatan yang pelanggan mungkin tidak tahu arti dari singkatan itu.

Jika pelanggan kamu adalah orang yang sangat intelektual, kamu juga menggunakan bahasa intelektual,

tetapi jika pelanggan kamu adalah orang biasa,

gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti.

Jadi intinya adalah dalam berkomunikasi dengan pelanggan, gunakan bahasa pelanggan.

Tips Keenam adalah Melayani dengan sigap

Ada banyak orang yang mengatakan “Lebih cepat lebih baik”.

Tetapi juga jangan terburu-buru atau terburu-buru. Sesuatu yang dilakukan dengan tergesa-gesa, hasilnya tidak akan baik.

Karena itu, ia tetap fokus melayani pelanggan. Jika ada pelanggan lain yang mengantri, jangan panik, tetapi juga jangan mengabaikannya.

Peduli pelanggan lain yang sedang mengantri, misalnya dengan

mengatakan: “Tunggu sebentar Pak / Bu, saya melayani ayah ini dulu.”

Dengan begitu pelanggan yang mengantri merasa diperhatikan.

Tips Ketujuh adalah: Jadilah Konsultan untuk Pelanggan kamu

Berikan solusi untuk kebutuhan pelanggan.

Misalkan kamu memiliki toko komputer dan kamu memilikinya.

Lalu ada pelanggan yang datang dan ingin membeli laptop yang sesuai dengan anggaran dan kebutuhan mereka.

Tugas kamu adalah mengarahkan pelanggan untuk mendapatkan laptop

yang sesuai dengan anggaran dan kebutuhan mereka,

daripada mengarahkan laptop yang mahal sehingga kamu mendapat untung lebih besar.

Dan jangan menutupi kekurangan produk yang kamu tawarkan.

Karena itu, kamu harus mengerti betul apa yang kamu jual.

Ketika pelanggan tidak menemukan apa yang dia butuhkan dari toko kamu, berikan alternatif lain.

Nah, dengan cara itu, pelanggan akan menilai kamu sebagai orang baik dan setiap pelanggan akan menyukai penjual yang baik hati.

Baca Juga  Ide Usaha Kreatif Khusus Bagi Pemula

Tips Kedelapan adalah Jujur

Jujur adalah sesuatu yang sangat, sangat mahal.

Tahukah kamu mengapa Nabi Muhammad diberi gelar Al-Amin meskipun ia belum ditunjuk sebagai Rasul?

Karena dia dipercaya dan jujur.

Dan karena kejujuran itu, ia dipercaya oleh banyak investor termasuk Siti Khadijah yang akhirnya menjadi istrinya.

Dia bahkan menyarankan pedagang buah di pasar untuk menipu.

Buah yang baik disimpan di atas, sedangkan buahnya ditutupi dengan buruk.

Buah harus baik dan buah buruk hanya menunjukkan segalanya tetapi

memberikan harga yang berbeda karena kualitasnya juga berbeda. Jangan campur.

Begitu juga dengan produk lain. Jika kami menjual produk,

beri tahu calon pelanggan tentang kelebihan dan kekurangan produk kami. Jangan hanya menceritakan keunggulan.

Saya telah dibodohi oleh pedagang yang tidak jujur. Ketika saya berhenti di kios buah,

saya bertanya kepada pedagang apakah dia menjual buah rambutan manis?

Dan jawabannya dijamin manis sampai-sampai saya disuruh mencicipi dulu dan ternyata memang manis.

Lalu saya membelinya seharga 2 kg untuk dibawa pulang.

Tapi ketika di rumah, mengapa tidak semanis sebelumnya? Sebagian besar rasanya asam.

Beberapa bahkan memiliki kualitas yang buruk.

Dan saya menyimpulkan, ternyata yang manis bukan rambutnya tetapi hanya janji yang manis.

Atau mungkin kamu pernah mengalaminya seperti ini juga? Dan muncul pertanyaan: Apakah saya akan membeli lagi dari pedagang?

Dan apakah saya akan merekomendasikan kios buah kepada keluarga, kerabat, dan teman saya?

Tentu saja tidak. Itu adalah salah satu contoh ketidakjujuran pedagang.

Selain mendapat dosa karena metode penjualan yang tidak jujur, pedagang tidak akan mendapatkan berkah juga.

Itulah sedikit diskusi tentang cara-cara sederhana untuk melayani pelanggan / konsumen dengan baik.

Sekian artikel Tips Jitu Dalam Melayani Pelanggan dengan Baik Sebagai Entrepreneur Pemula.

Semoga dari Tips-tips Diatas kamu dapat Ilmu baru cara melayani pelanggan.

Terutama bagi kamu para Entrepreneur Pemula 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>