mirwan baihaki

Tips Agar Usaha Kamu Tidak Bangkrut Sebagai Entrepreneur Pemula

Kamu memiliki bisnis tetapi kata “Bangkrut” selalu menghantui?

Atau apakah kamu bahkan tidak bertindak untuk memulai bisnis karena takut bangkrut?

Saya akan memberikan tips untuk menghindari kebangkrutan, jadi bacalah artikel ini sampai akhir.

Sebagai seorang pengusaha, tentu saja kata “BANGKRUT” adalah masalah yang sangat sangat memprihatinkan.

Tidak pernah ada pengusaha yang ingin mengalami kejadian ini.

Kamu harus mengelola bisnis kamu sebaik mungkin untuk menghindari kebangkrutan.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kebangkrutan dalam bisnis yang kamu jalankan,

hal utama yang tidak lancar “cashflow” atau disebut juga cash flow.

Misalnya, kemacetan terjadi ketika ada banyak stok di gudang atau bisa dikatakan kurang menarik bagi pasar.

Uang yang telah kamu investasikan pada barang itu tentu saja

menghambat laju bisnis kamu karena uang tunai adalah “bensin” untuk bisnis yang kamu jalankan.

Selain faktor lain yang menyebabkan kebangkrutan bisnis kamu adalah kesalahan dalam memilih produk yang dijual.

Memilih produk yang tepat adalah salah satu hal yang wajib karena akan langsung berhubungan dengan konsumen.

Jika kamu hanya tergoda oleh keuntungan besar tanpa memperhatikan siapa pelanggan kamu,

maka bisnis kamu pasti akan bangkrut dalam waktu singkat. Misalnya, seperti ini, di bulan Ramadhan,

ada banyak pop-up ice penjual campuran,

jika kita hanya ikut menjual es campur tanpa memperhatikan lokasi dan

target konsumen dipastikan tidak mendapatkan keuntungan. tapi malah buntung.

Berikut adalah tips sederhana agar kamu terhindar dari kebangkrutan, termasuk:

Tips Agar Usaha Kamu Tidak Bangkrut Sebagai Entrepreneur Pemula
Gambar Ilustrasi

pertama-tama tentukan target

Tanpa target yang jelas, bisnis yang sedang kamu kerjakan bisa ceroboh. Selama itu dijual,

selama itu bisa menguntungkan, selama itu kembali, tidak ada efek pada peningkatan dan pengembangan bisnis kamu.

Seolah-olah bisnis yang sedang kamu kerjakan ada di jalan. Jangankan mengembangkan bisnis,

hanya menjual besok itu menguntungkan. Karena itu, tuliskan apa yang ingin kamu capai dari bisnis kamu dengan jelas.

Ingatlah bahwa tujuan itu memotivasi kamu untuk terus menjalankan bisnis kamu.

Misalnya jika kamu memiliki target untuk mendapat untung 10 juta rupiah per bulan,

Baca Juga  Cara Menjadi Entrepreneur Pemula Mulai dari Nol Hingga Sukses

kamu bisa memperhatikan angka 10 juta dan itu akan terlihat sangat besar.

Tetapi jika kamu menguranginya dengan membaginya dengan jumlah hari dalam sebulan maka 10 juta akan terlihat realistis untuk dicapai.

Cukup seperti ini, jika target kamu adalah 10 juta per bulan

dan keuntungan dari produk yang kamu jual misalnya Rp. 50.000 maka kamu perlu menjual 200 buah. Angka itu cukup banyak bukan?

Sekarang kita membaginya menjadi beberapa hari, 200 dari kita membaginya misalnya 30 hari,

hasilnya adalah 6,6. Kami membulatkannya menjadi 7.

Kesimpulannya kamu sekarang memiliki target harian hanya perlu menjual 7 produk dalam satu hari.

Apakah itu dibayangkan diterapkan pada bisnis kamu?

Tips kedua adalah mencatat arus kas

Pada awalnya dinyatakan bahwa uang tunai adalah bahan bakar untuk bisnis.

Jika kamu menginvestasikan semua uang kamu ke dalam barang maka di mana kamu menjalankan bisnis kamu?

Sebagai contoh, saya telah melihat seseorang menjual tudung persegi panjang dengan harga jual Rp. 25.000 – Rp. 35.000.

Setiap satu kerudung dijual, dan pada saat itu ia segera merekam dalam sebuah buku kecil.

kamu bisa yakin buku itu adalah buku kas sederhana.

Ini sangat menarik sekaligus pelajaran bagi pemula bahwa kamu harus

mencatat setiap uang yang masuk dan keluar dengan baik dalam catatan harian, mingguan dan bulanan.

Jadi, kamu dapat menghindari menggunakan uang “perusahaan” untuk kebutuhan pribadi.

Kesalahan mendasar dari pengusaha pemula adalah tidak mencatat arus

kas dengan benar sehingga mereka tidak dapat mengukur keuangan bisnis mereka apakah sehat atau tidak.

Selain itu, dengan catatan yang baik, akan memudahkan kamu untuk

mengevaluasi bisnis kamu apakah bisnis ini sebenarnya lebih banyak

pengeluaran daripada pendapatan atau sebaliknya.

Tips ketiga adalah Kelola Keuangan

Dalam tips sebelumnya, dinyatakan bahwa kita harus mencatat setiap uang yang masuk dan uang yang keluar.

Tujuannya tentu saja untuk meningkatkan biaya operasional bisnis kamu.

Terkadang sebagai pengusaha pemula, sering terjebak dengan omset tinggi. Maksud kamu apa?

Baca Juga  10 LANGKAH MENJADI SEORANG ENTREPRENEUR YANG SUKSES

Katakanlah pada bulan pertama omset 10 juta tercapai, biasanya pebisnis pemula akan merasakan banyak uang

kemudian mengeluarkan biaya tidak penting seperti pengeluaran untuk makan,

nongkrong di kafe, menonton film terbaru dan hal-hal lain yang tidak ada hubungannya dengan bisnis.

Meskipun apa yang digunakan oleh mereka adalah uang perusahaan yang merupakan kekuatan pendorong utama bisnisnya.

Lebih baik memisahkan antara akun pribadi kamu dan akun perusahaan kamu.

Kemudian investasikan uang perusahaan dalam hal-hal yang berkaitan dengan bisnis kamu,

misalnya menambahkan alat produksi atau merekrut pengiklan yang handal

sehingga pada bulan-bulan berikutnya omset bisnis kamu meningkat beberapa kali.

Pengaturan keuangan yang baik dalam bisnis kamu akan memiliki dampak yang sangat positif.

Tips keempat adalah membangun tim yang solid.

Dari buku yang saya baca, tidak ada istilah “superman” dalam bisnis yaitu “superteam”.

Pada fase awal bisnis, kamu mungkin masih bisa menjadi superman, mulai dari memilih produk,

mempromosikan, menjual, membungkus hingga membuat catatan sendiri.

Tetapi kenyataannya adalah bahwa jika kamu terus melakukan ini,

kamu dapat yakin bisnis kamu akan macet bahkan bangkrut ketika misalnya kamu sakit,

ada bisnis penting atau tiba-tiba, atau hal-hal lain yang memaksa kamu untuk meninggalkan kegiatan bisnis kamu.

Bandingkan ketika kamu memiliki tim yang solid yang mampu menangani bisnis kamu bahkan ketika kamu tidak ada di sana.

Di kota saya ada penjual martabak yang terkenal, yaitu Martabak Pandawa Lima,

awal penjualan pemilik hanya ditemani oleh satu karyawan sehingga mereka membagi tugas.

Pemiliknya membuat martabak telur dan karyawannya membuat martabak manis.

Setelah beberapa saat, martabak ini memiliki dua karyawan sehingga

pemiliknya hanya duduk menonton penjualan martabaknya dari “kursi penonton”.

Pada beberapa kesempatan saya bahkan melihat dia sedang mengumpulkan sebuah kotak

untuk wadah martabaknya dan kadang-kadang dia tidak berada di tempat penjualan.

Di bidang lain seperti penjualan online, tim yang solid diperlukan.

Mulai dari tim Layanan Pelanggan, tim pengemasan, tim gudang, tim kontrol kualitas hingga pembuat konten media sosial dan pengiklan.

Baca Juga  10 Peluang Bisnis di Kampung Yang Bisa kamu Terapkan

Jika semua yang kamu lakukan sendiri tentu akan sangat, sangat menguras tenaga kamu bukan?

Cara merekrut orang untuk membentuk tim yang solid tentu tidak mudah,

ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan karena tidak hanya membayangkan bisnis autopilot yang bagus,

tetapi juga perlu mempertimbangkan bahwa bisnis kamu bisa bangkrut karena salah merekrut .

Kami menyarankan kamu memilih orang yang ingin dan mampu menjalankan visi dan misi bisnis kamu.

Tips terakhir adalah kreatif dan inovatif

Memang, konsumen selalu menginginkan hal-hal baru yang bisa kamu tawarkan.

Jika mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan dari kamu, mereka akan mencari dari toko sebelah.

Mari belajar dari KFC. KFC atau Kentucky Fried Chicken terkenal dengan tagline “Jagonya ayam”.

Saya sangat terkenal sehingga bahkan pengrajin ayam goreng lainnya juga akan disebut pengrajin KFC

meskipun mereka adalah penjual ayam goreng kaki-jalan.

KFC adalah salah satu restoran cepat saji yang bisa dikatakan kreatif dan inovatif.

Bagaimana bisa? Menu yang mereka tawarkan bukan hanya ayam goreng tepung tapi juga ada menu sarapan,

untuk pesta, kombo, bahkan menu terbaru mereka bisa dikatakan aneh,

yaitu “kulit ayam renyah” atau kulit ayam. Ya, KFC menjual kulit ayam.

Sepintas memang terlihat aneh dan tidak masuk akal tetapi sesungguhnya

menu ini adalah terobosan terbaru dari KFC yang diterima dengan baik oleh konsumen.

Akan sangat membosankan jika kamu memiliki bisnis tetapi tidak kreatif dan inovatif,

sehingga pelanggan kamu akhirnya memilih untuk pindah ke toko lain.

Selalu minta saran dari orang-orang terdekat kamu atau teman kamu yang terlibat dalam dunia bisnis

atau bahkan karyawan kamu jika kamu sudah memilikinya.

Ini bisa berupa ide dari orang-orang yang membantu

kamu mengembangkan bisnis yang kamu jalankan di masa depan.

Semoga dengan Tips Agar Usaha Kamu Tidak Bangkrut Sebagai Entrepreneur Pemula dapat menambah wawasan kamu 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>